Thursday , November 23 2017
Breaking News
Home / RUANG NUSANTARA / Barelang, Urat Nadi Penghubung Kota Industri
Barelang
Barelang, Para wisatawan yang mengabadikan foto dengan latar belakang Jembatan Tengku Fisabilillah

Barelang, Urat Nadi Penghubung Kota Industri

Lensa Wisata, Barelang, – Sinar mentari pagi menemani perjalanan saya menuju ikon kota industri ini. Ikon ini juga menjadi objek wisata yang banyak di kunjungi wisatawan. “Belum ke Batam kalau belum ke Jembatan Barelang”, begitu kata banyak orang di Batam dan yang sudah berkunjung ke Batam.  Bermodalkan aplikasi peta di telepon selular, saya memberanikan diri menuju ke sana.

Dalam perjalanan ini, saya hampir tidak menemukan jalan yang jelek dan tikungan yang tajam. Kondisi jalan mulus dan lurus. Ditambah hembusan angin beraroma asin air laut, membuat saya mengantuk. Hasrat ingin rehat sejenak dan merebahkan diri terasa kuat.  Namun rasa kantuk sedikit berkurang, tatkala melihat luasnya hamparan dam penampung air Sungai Ladi. Salah satu sumber air minum untuk pulau Batam.

Waktu yang saya tempuh sejauh perjalanan 45 menit. Saya sudah tiba di jembatan pertama dari enam rangkaian jembatan Barelang. Jembatan pertama inilah yang banyak dikenal. Jembatan yang memiliki gaya pembangunan “cable stay bridge”, mirip dengan golden gate-nya San Fransisco USA, diberi nama Tengku Fisabilillah. Dari atas jembatan ini, pemandangan laut biru meneduhkan mata.

Pembangunan Jembatan Barelang diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia ke tiga, Bachruddin Jusuf Habibie. Mulai dibangun tahun 1992. Selelsai tahun 1998. Terdiri dari enam rangkaian, jembatan ini menghubungkan Pulau Batam dengan pulau-pulau yang lain. Jembatan kedua diberi nama Nara Singa. Menghubungkan Pulau Tonton dan Pulau Nipah. Jembatan ke tiga adalah Jembatan Ali Haji. Menghubungkan Pulau Nipah dan Pulau Setokok. Jembatan ke empat Jembatan Sultan Zainal Abidin. Menghubungkan Pulau Setokok dan Pulau Rempang. Jembatan ke lima Jembatan Tuanku Tambusai. Menghubungkan Pulau Rempang dan Pulau Galang. Jembatan ke enam Jembatan Raja Kecik. Menghubungkan Pulau Galang dengan Pulau Galang Baru. Total panjang enam jembatan ini 2.264 meter. Kata Barelang sendiri merupakan singkatan dari Batam, Rempang dan Galang. Sebagai ikon pulau Batam, jembatan ini ramai dikunjungi oleh Wisatawan lokal maupun mancanegara pada hari Sabtu dan Minggu.

Dulu, sampan atau perahu bermesin yang menjadi andalan transportasi masyarakat sekitar Pulau Batam. Kini, Jembatan Barelang bukan hanya sekedar menjadi penghubung antar pulau, tapi juga menjadi tempat untuk membangun kenangan. (FK)

Check Also

Pulau Pamutusan

Eksotisnya Pulau Pamutusan

Lensawisata.com, Dari pulau Pagang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kapal yang saya tumpangi bergerak menuju sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *