Wednesday , October 18 2017
Breaking News
Home / LIFE STYLE / Hangatnya Sup Ayam Kedai Kopi Berkah 3
LENSA_WISATA_SUP_AYAM_KAMPUNG_III

Hangatnya Sup Ayam Kedai Kopi Berkah 3

Lensawisata.com, Pekanbaru – 26 Nopember 2015Yang ada dipikiran kita, pada pukul 12.00 WIB, saat makan siang, kita menjadi bingung, ingin makan dimana?, menu apa yang akan dinikmati hari ini?, enak apa tidak ya?, makan yang mahal apa tidak ya?, sehat apa tidak ya? Pikiran ini secara tidak sadar terlintas saat memasuki jam genting tersebut.

 

Perkara makan yang enak, sehat, dan terjangkau dengan kantong, saat ini mulai menjadi kebutuhan di Kota Kota besar di Indonesia. Untuk menjawab pertanyaan ini, berbagai tempat makan tumbuh dan berkembang di kota besar. Sebagai kota yang sedang berkembang.

 

Di Pekanbaru, mencari tempat makan yang enak, sehat, dan murah mulai menjadi kebutuhan. Warung warung nasi Padang yang banyak terdapat di kota ini bisa menjadi jawaban, namun, jika rasa bosan mulai datang dengan pilihan menu di rumah makan Padang. Ada sebuah tempat makan yang bisa menjadi salah satu tempat alternatif dalam menjalani ritual mengisi “kampung tengah” ini.

 

Warung makan yang saya datangi adalah sebuah warung makan sederhana. Warung ini terletak di jalan Paus, Pekanbaru, kurang lebih seratus meter sebelah kanan sebelum keluar dari Jalan Paus menuju Jalan Tuanku Tambusai. Warung makan ini bernama Kedai Kopi Berkah 3. Yang menjadi menu andalan warung ini adalah sup ayam kampung. Jika anda pernah ke ibukota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan, sup ayam yang dijual di warung ini memiliki rasa yang sama persis dengan sup ayam kampung yang terkenal di kota itu.

LENSA_WISATA_SUP_AYAM_KAMPUNG_II

Saat saya masuk kedalam warung, bangku bangku merah pada meja besar yang bewarna putih penuh oleh para pengunjung. Hanya tersisa satu meja kosong yang terletak di pojok ruangan. Tanpa membuang waktu, saya memesan “ Sup Ayam satu bang”.

 

Tanpa perlu menunggu lama, sepiring sup ayam kampung dihidangkan di depan saya. Nasi putih panas dengan taburan bawang goreng menyusul setelah sup ayam dihidangkan. Bau harum dari sup masuk kedalam hidung. Dalam piring ceper yang berwarna putih, terdapat ayam, kentang, wortel, dibagian atas dari campuran ini, ditaburi irisan daun sup.

 

Saat saya menghirup kuah sup yang bewarna bening, rasa pedas dari merica sudah menyapa lidah, namun sepertinya masih ada yang kurang dari rasa pedas yang ada. Seorang pria berumur kurang lebih empat puluh tahun yang duduk dua meja dari saya terlihat memasukkan sambal merah kedalam piring sup ayam. “Bang, saya mesan sambal merah itu” ujar saya kepada pelayan warung. Ternyata sambal merah tersebut adalah sambal teri kacang. Cabe yang digunakan dalam sambal teri ini berasa manis, bercampur dengan gurihnya teri yang digoreng kering. Teri,kacang, dan sambal yang manis, cocok bergaul dengan merica yang ada didalam kuah sup.

 

Manis dan empuknya daging ayam yang ada didalam piring sup memancing saya untuk terus menyuap nasi panas yang di letakkan pada piring terpisah. Kuah sup ayam ini tidak kental,memiliki rasa yang ringan. Menghirup kuah ini memiliki sensasi sendiri setelah nasi yang ada di piring saya tandas. Cukup dengan Rp 30.000,- saya sudah bisa menikmati sepiring sup ayam dan nasi hangat bertabur bawang goreng. Harga yang pas untuk menikmati suguhan yang berbeda di Pekanbaru.

Check Also

selat melaka

Jamuan Mewah Diatas Selat Malaka

Lensawisata.com, Jamuan Mewah Diatas Selat Malaka – “ Di sini saja” ujar salah seorang nelayan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *