Wednesday , October 18 2017
Breaking News
Home / RUANG NUSANTARA / Riau / Ironi Dari Mutira Tersembunyi di Selat Malaka
bagian depan dari beting aceh yang berpasir halus dan lembut
bagian depan dari beting aceh yang berpasir halus dan lembut

Ironi Dari Mutira Tersembunyi di Selat Malaka

Lensawisata.com, “Lihat bang, itu kapal tanker. 38km dari pulau ini adalah Malaysia. Kota Port Dickson” ujar tekong/kapten kapal yang membawa speed boat kami. Titik kecil samar terlihat di arah utara, saya memicingkan mata, wujud itu terlihat samar. Di arah utara saya jalur pelayaran internasional menuju Malaysia dan Singapura menjadi batas pulau ini.

 

kumpulan awan dan pasir halus di beting aceh
Kumpulan awan dan pasir halus di beting aceh

Speed boat yang saya tumpangi berisikan 13 penumpang. Kami berlayar menelusuri sisi barat dari pantai Pesona. Pantai Pesona adalah pantai di pulau Rupat. Letak pantai pesona tepat nya Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Berjarak dua jam tiga puluh menit berkendara dari pelabuhan penyeberangan Roro Dumai-Pulau Rupat. Sejak dulu, pulau Rupat menjadi salah satu destinasi pariwisata andalan provinsi Riau.

Diatas speed boat, tekong mengatakan bahwa kami baru saja melewati pulau monyet dan pulau pak Haji. “ Kata orang-orang tua kami, dahulu yang menunggu pulau pak Haji adalah pak Haji dengan kuda putihnya”. Pulau pak haji merupakan salah satu pulau tak berpenghuni yang didominasi tumbuhan bakau di Kecamatan Rupat Utara. Dua puluh menit menelusuri laut, pulau yang menjadi tujuan terlihat. Pulau ini dinamakan Beting Aceh.

Bagian belakang dari Beting Aceh
Bagian belakang dari Beting Aceh

Beting Aceh, merupakan salah satu pulau terluar yang ada di provinsi Riau. Penamaan beting aceh, karena pada zaman dahulu, ada masyarakat berasal dari Aceh yang terdampar di pulau ini. Beting adalah timbunan pasir yang panjang di tepi laut, pasir yang membentuk Beting Aceh berasal dari pasir-pasir yang dibawa oleh ombak Selat Malaka.

Pengunjung berjalan di Beting Aceh
Pengunjung berjalan di Beting Aceh

Pasir bertekstur halus seperti bedak terasa di telapak kaki saat menjejakkan kaki di bibir pantai. Sengatan sinar matahati yang membakar tengkuk menyambut kedatangan saya. Saya mencoba menelusuri pulau seluas kurang lebih 5 Ha ini. Pada bagian depan pantai, pantai landai dengan pasir putih yang halus menjadi daya tarik utama. Sedangkan untuk halaman belakang Beting Aceh, terdapat pantai dengan tekstur tanah lempung berwarna putih dengan beberapa tanaman bakau berukuran sepaha orang dewasa menjadi pemanis.

 

Saya menelusuri halaman belakang Beting Acaeh hingga ke bibir beting, pantulan dari awan yang menyerupai kawanan domba terlihat di air yang terperangkap pada cekungan tanah. Mata saya dimanjakan pemandangan yang indah. Namun, ada sebuah ironi dibalik keindahan Beting Aceh. Berjarak satu kilometer dari bibir pantai bagian belakang. Terdapat sebuah pulau yang bernama pulau Babi, pulau ini merupakan salah satu pulau tidak berpenghuni di bagian barat kecamatan Rupat Utara. Mata saya menangkap kapal isap pasir yang sedang berlabuh di tepi pulau. Menurut keterangan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis H Eduar yang ikut serta dalam rombongan kami, “Keberadaan kapal isap merupakan ancaman nyata bagi pengembangan pariwisata di pulau Rupat. Topografi Beting Aceh sudah berubah dalam kurun waktu lima tahun”. Pasir-pasir ini dibawa dengan menggunakan tongkang ke Dumai, Singapura, dan Malaysia, Tergantung permintaan para pembeli. Jika penambangan pasir ini tidak dihentikan, keberadaan Beting Aceh tinggal kenangan.

Bagian depan dari pantai Beting Aceh yang berpasir halus
Bagian depan dari pantai Beting Aceh yang berpasir halus

 

Panas sinar matahari semakin terasa membakar kulit saat kami meninggalkan Beting Aceh, diatas speed boat yang saya tumpangi terlintas sebuah pemikiran, sampai kapan Beting Aceh akan bertahan?

Pasir halus di halaman depan beting aceh
Pasir halus di halaman depan beting aceh
Refleksi dari awan di beting aceh
Refleksi dari awan di beting aceh
Tanaman bakau dibagian belakang beting aceh
Tanaman bakau dibagian belakang beting aceh

Check Also

Festival Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau_lensawisata.com

Festival Bakar Tongkang 2017

Lensawisata.com, Tambur dan simbal di pukul bertalu talu, lelaki tua dengan lengan berotot menghadap ke ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *