Wednesday , October 18 2017
Breaking News
Home / RUANG NUSANTARA / Riau / Menikmati Sisi Lain Kota Siak
IMG_1795

Menikmati Sisi Lain Kota Siak

Lensawisata.com, Jika berkunjung ke kota Siak, selama ini kita hanya menuju tempat-tempat yang sudah dikenal saja. Istana Siak, Balai Kerapatan Tinggi. Mesjid Syahabuddin, makam Tengku Buang Asmara, makam Raja Kecil, dan mencicipi masakan melayu di Siak. Karena hanya melihat tempat yang itu-itu saja, kita tidak membutuhkan waktu yang lama berkunjung di kota Siak. Jam delapan pagi dari Pekanbaru, jam empat sore kita sudah kembali ke Pekanbaru. Padahal, jika kita bermalam satu malam saja Siak, kita akan dapat menikmati sisi lain Siak yang menarik, inilah beberapa tujuan menarik di kota Siak.

  1. Klenteng Hock Siu Kong.

Klenteng ini berada di dekat pasar lama kota Siak, jika patokan kita adalah istana Siak, Hock Siu Kong berjarak 500 meter kearah Utara. Sebelum sampai di klenteng, kita akan melewati kawasan pecinan Siak.

Ruko-ruko lama yang dicat merah menyala, berada di sisi kiri dan kanan kita. Dalam cerita pemandu wisata yang mengikuti rombongan kami, Sultan Siak, mengundang para pedagang-pedagang yang berasal dari Tiongkok untuk berdagang di Siak. Selain itu, Sultan juga mengizinkan mereka menetap dan mendirikan tempat ibadah. Bukti peninggalan mereka adalah klenteng dan pecinan yang tidak jauh dari istana. Akulturasi antara melayu dan cina sudah berlangsung ratusan tahun di provinsi Riau.

Siang hari di klentng Hock Siu Kong

Klenteng Hock Siu Kong berumur kurang lebih 140 tahun. Tahun pembuatan klenteng bisa dilihat di papan nama klenteng yang tergantung diatas pintu masuk. Papan ini bertuliskan aksara Tiongho.

Jika kita melihat patung singa yang menjadi penjaga klenteng, akan terlihat tanggal 1898. Menurut penjaga klenteng yang saya temui, tanggal 1898 merupakan tanggal renovasi dari Hock Siu Kong. Pembangunan klenteng ini bersamaan dengan pembangunan dari Istana Siak Sri indrapura.

Detail pada bagian dalam klenteng detail-detail pada bagian dalam klenteng

dewi yang berada di bagian dalam klenteng

Diatas altar kayu klenteng Hock Sio Kiong, terdapat dewa-dewa dari masyakarat Tionghoa. Masyarakat Tionghoa di kota Siak dan perantauan akan datang dan memenuhi kota Siak pada saat dewa di Klenteng Hock Siu Kong berulang tahun. Banyak detail-detail menarik yang bisa dilihat di klenteng ini, seperti detail pada altar tempat dewa-dewa. Altar ini, berumur ratusan tahun. Joli, tandu dewa yang akan diarak mengelilingi kawasan kota tua Siak juga layak untuk dilihat.

 

  1. Senja di tepi Sungai Siak

Dari Klenteng, saya menuju tepi sungai Siak. Tepi Sungai Siak, sekarang sudah ditata rapi. Pemerintah Kabupaten Siak membangun turap beton di sepanjang kurang lebih satu kilometer. Di beberapa bagian turap, terdapat warung kecil yang menjual minuman ringan.

Jembatan Engku Sultanah latifah malam hari

Pemandangan menarik ditepi sungai Siak adalah pemandangan matahari terbenam. Dengan latar belakang jembatan Sultanah Latifah. Jembatan Sultanah Latifah adalah jembatan yang menghubungkan sisi utara dan selatan kota Siak.

pemandangan dari tepi sungai Siak menjelang maghrib

 

Sultanah Latifah adalah isteri dari Sultan Syarif Kasim II. Sultanah Latifah adalah tokoh pendidikan perempuan dari Siak. Beliau mendirikan sekolah khusus perempuan, Sultanah Latifah School dengan tujuan agar harkat dan martabat kaum perempuan Siak saat itu terangkat.

Senja di jembatan Siak menjadi menarik saat lampu-lampu yang dihidupkan, warna-warni dari lampu jembatan memantul diatas sungai. Cantik dan tenang.

 

  1. Air mancur zapin menari, Engku Mahratu

Saya menuju ke lapangan yang berada di depan istana Siak. Di sebelah kiri lapangan, terdapat sebuah taman bernama Engku Mahratu. Pada taman ini, terdapat air terjun yang bisa menari mengikuti nada dari musik yang diputar.

masyarakat kota Siak melihat zapin menari di taman Engku Mahratu

Pada pukul 21.00 WIB, musik akan diputar dari speaker di taman Engku Mahratu. Air mancur berwarna warni keluar dan menari mengikuti irama musik. Pertunjukan ini akan berlangsung selama 20 menit. Air mancur Engku Mahratu diresmikan pada tahun 2015 kemarin. Sangat disayangkan jika berkunjung ke kota Siak, namun tidak sempat menyaksikan tarian zapin air ini.

IMG_1795

Tiga tempat ini, merupakan tempat menarik yang bisa dikunjungi di kota Siak selain objek wisata yang sering kita kunjungi. Ayo ke Riau dan selusuri keindahan alam dan keragaman budayanya. BAW

 

Check Also

Pulau Pamutusan

Eksotisnya Pulau Pamutusan

Lensawisata.com, Dari pulau Pagang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kapal yang saya tumpangi bergerak menuju sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *