Friday , September 22 2017
Breaking News
Home / RUANG NUSANTARA / Pacu Jalur Kuantan Singingi Yang Memukau
pacu jalur kuantan singingi
pacu jalur kuantan singingi

Pacu Jalur Kuantan Singingi Yang Memukau

Lensawisata.com, Pacu Jalur Kuantan Singingi Yang Memukau, Pacu Jalur merupakan sebuah perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu panjang yang terbuat dari kayu pohon. Tradisi ini bisa dilihat di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Panjang perahu ini bisa mencapai 25 hingga 40 meter dan lebar bagian tengah kir-kira 1,3 m s/d 1,5 m, dalam bahasa penduduk setempat, kata Jalur berarti Perahu. Acara ini berlangsung setiap tahunnya, sekitar tanggal 23-26 Agustus. Jarak perlombaan yang dilombakan sekitar 1 KM.

Menurut sejarahnya, pacu Jalur berawal abad ke-17, di mana jalur merupakan alat transportasi utama warga desa di Rantau Kuantan, yakni daerah di sepanjang Sungai Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu hingga Kecamatan CerentiKecamatan Cerenti di hilir.

Saat itu memang belum berkembang transportasi darat. Akibatnya jalur itu benar-benar digunakan sebagai alat angkut penting bagi warga desa, terutama digunakan sebagai alat angkut hasil bumi, seperti pisang dan tebu, serta berfungsi untuk mengangkut sekitar 40-60 orang. Kemudian muncul jalur-jalur yang diberi ukiran indah, seperti ukiran kepala ular, buaya, atau harimau, baik di bagian lambung maupun selembayung-nya, ditambah lagi dengan perlengkapan payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang) serta lambai-lambai (tempat juru mudi berdiri).

Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan fungsi jalur menjadi tidak sekadar alat angkut, namun juga menunjukkan identitas sosial. Sebab, hanya penguasa wilayah, bangsawan, dan datuk-datuk saja yang mengendarai jalur berhias itu. Baru pada 100 tahun kemudian, warga melihat sisi lain yang membuat keberadaan jalur itu menjadi semakin menarik, yakni dengan digelarnya acara lomba adu kecepatan antar jalur yang hingga saat ini dikenal dengan nama Pacu Jalur

Perlombaan pacu jalur berlangsung selama empat hari, dimulai setelah istirahat makan siang hingga sebelum azan maghrib berkumandang. Para pemuda Taluk, akan memacu jalur mereka hingga mencapai garis finish. Dan, saat malam hari,jalur-jalur ini akan diistirahatkan untuk diperlombakan hingga final. (BAW)

 

Check Also

Pulau Pamutusan

Eksotisnya Pulau Pamutusan

Lensawisata.com, Dari pulau Pagang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kapal yang saya tumpangi bergerak menuju sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *