Wednesday , September 20 2017
Breaking News
Home / RUANG NUSANTARA / Rahayu, Putri Ekonomi Kreatif 2016 dari Riau
rahayu-kuntum-melati_lensawisata

Rahayu, Putri Ekonomi Kreatif 2016 dari Riau

Lensawisata.com, Jumat (30/9/2016) di stasiun Rajawali Televisi, Cawang, Jakarta Timur berlangsung pemilihan Putri Pariwisata Indonesia/PPI yang ditaja oleh Yayasan El Jhon bekerja sama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

37 Dara-dara cantik yang berasal dari perwakilan Provinsi di Indonesia memperebutkan siapa yang akan menjadi Putri Pariwisata 2016. Dimalam final tersebut terpilih Lois Merry Tangel dari Sulawesi Utara sebagai pemenang Putri Pariwisata 2016.

Diantara 37 putri ini, Provinsi Riau juga mengirimkan utusan. Dara tersebut bernama Rahayu Kuntum Melati. Dia adalah Dara Riau tahun 2015 dan Dara Pelalawan tahun 2105. Pada malam final tersebut, perwakilan Provinsi Riau masuk 10 besar nasional dan mendapatkan anugerah Putri Ekonomi Kreatif dari El Jhon dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sabtu (01/10/2016) Rahayu menjelaskan kepada lensawisata.com perjalanan karantina selama dua minggu yang berlangsung di Hotel Ibis Budget, Daan Mogot, Jakarta Barat. “Dua minggu karantina itu melelahkan. Namun, saya bisa mendapatkan berbagai macam ilmu yang sangat berharga.” ujar Rahayu via telepon.. Perjalanan Rahayu menuju karantina dimulai dari tanggal 16 September hingga 30 September 2016. Dari Pekanbaru, dara kelahiran Pangkalan Kerinci, 26 Januari 1995 berangkat menuju Jakarta.

Selama dua minggu di karantina, Rahayu Kuntum Melati yang biasa dipanggil Imel mendapatkan pembekalan dan materi dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mark Plus, El Jhon, dan lainnya. Materi-materi yang diberikan sangat padat. Dimulai dari pagi hari 08.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. “ Selesai materi, kasur adalah tujuan saya, saya harus istirahat untuk materi esok hari” ujar Imel.

rahayu-dalam-balutan-kebaya-rancangan-rumah-kebaya-mpi
Rahayu Kuntum Melati

Memasuki seminggu terakhir, materi yang diberikan semakin fokus. Materi yang paling berkesan bagi Imel adalah materi dari Mark Plus. Mark Plus, merupakan lembaga marketing ternama di Indonesia memberikan materi pemasaran 3.0 kepada para putri Pariwisata. “Kami dijelaskan apa saja bagian dari pemarasan 3.0 dan hubungannya dengan pemasaran pariwisata di daerah”. Secara singkat mengenai pemasaran 3.0 adalah pemasaran berdasarkan spiritual intelligent. Pemasaran 3.0 ini akan terlihat dari seberapa dalam hubungan produsen dengan konsumen atau stakeholder. Selain it, bagaimana mencintai jejaring state holder bisnis kita dengan modal dan menjunjung tinggi kejujuran. Jika sudah sampai tahap ini, hubungan antara perusahaan dengan siapapun yang berkepentingan, apakah itu konsumen, karyawan, supplier, akan langgeng terus.

Imel menjelaskan kepada lensawisata, dengan pemasaran 3.0, seperti berjejaring dengan komunitas, membuat gerakan-gerakan berupa acara- acara yang melibatkan komunitas, dan menguatkan sosial media. Pariwisata di Provinsi Riau akan semakin dikenal, tidak hanya di nasional, namun dikancah internasional. “Komunitas, memberikan efek bola salju yang besar dalam memasarkan sebuah acara” ujarnya.

Imel menutup pembicaraan dengan lensawisata. “Terimakasih atas bantuan yang selama ini diberikan baik moril maupun materil kepada semua pihak yang terlibat. Dan, Ayo ke Riau”. *BAW

Check Also

Pulau Pamutusan

Eksotisnya Pulau Pamutusan

Lensawisata.com, Dari pulau Pagang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kapal yang saya tumpangi bergerak menuju sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *