Wednesday , September 20 2017
Breaking News
Home / RUANG NUSANTARA / Riau / Rekor Dunia Berselancar di Gelombang Sungai Terpecahkan
2

Rekor Dunia Berselancar di Gelombang Sungai Terpecahkan

Lensawisata.com, Pada tanggal 10 Maret 2016 sampai dengan 12 Maret 2106 , tiga peselancar dari Australia, James Cotton, Roger Gamble, dan Zig van der Sluys berusaha memecahkan rekor dunia berselancar di gelombang bono. Pemecahan rekor ini dilakukan secara berkelompok.

4

 

Percobaan pemecahan rekor dunia ini berlangsung selama tiga hari, di desa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Porovinsi Riau. Selama tiga hari, mereka berselancar di bono, sungai Kampar. Berdasarkan jam GPS/global positioning sytem yang digunakan oleh ketiga peselancar. Pada hari kedua, mereka sudah memecahkan rekor dunia individu, berselancar diatas gelombang sungai, sepanjang 17.2 km yang dicatat oleh James Cotton.Rekor ini secara tidak resmi sudah tercatat dan membutuhkan verifikasi oleh Museum Rekor Dunia.

Kemarin ( 8/6/2016) Museum Rekor Dunia mengeluarkan rilis resmi rekor dunia yang sudah terpecahkan. James Cotton pemegang rekor dunia berselancar diatas gelombang sungai yang sebelum nya dipegang oleh Steve King, seorang peselancar dari Inggris, Steve King memegang rekor dunia berselancar diatas gelombang sungai sepanjang 12,23 km .

3 (1)

Namun, masih ada hal yang menjadi pertanyaan. Pada saat berselancar diatas gelombang bono, tiga peselancar dibeberapa titik gelombang bono. Seperti di Muara Serkap dan Tanjung Sesendok, mereka memiliih berbaring di atas papan seluncur. Kemudian, mereka berdiri, dan mencoba lagi mengayunkan papan seluncur mereka untuk mendapatkan momentum. Dalam salah satu klausul pemecahan rekor dunia, mereka harus tetap berdiri saat berselancar di gelombang bono sampai jarak yang ingin mereka pecahkan. Pernyataan lain juga dapat disimak di website official www. guinnessworldrecords.com, dapat dilihat beberpa komentar yaitu:

 

Steve Borerider King: I have spoken to James with regard to this and he stated that he did not break the record as he was lying down for a great deal of this ride. You have to be in the standing position for the entire length?

Mascaret Bono Benak: I agree with Steve. The attempt is certainly for a great cause and I am really happy that the Kampar Bono can get exposure for the sake of the friendly locals but the conditions for the longest ride on a tidal bore waves have been set with a prone position 100% of the time. And lying down for any minute theorically break the rule of that record. That’s for the respect the dozens who have been training hard for the longest ride and agree about the prone position. No hard feelings, it’s just a game at the end of the day!

01_6 copy

 

 

Kita tunggu saja, apakah rekor dari peselancar Australia ini dapat dipecahkan baik oleh peselancar asing maupun para peselancar lokal desa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan? Harusnya saat ini Peselancar Lokal bias memegang guinnessworldrecords.*BAW

Check Also

Pulau Pamutusan

Eksotisnya Pulau Pamutusan

Lensawisata.com, Dari pulau Pagang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kapal yang saya tumpangi bergerak menuju sebuah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *